Kue apem. Siapa yang tidak kenal dengan kue yang satu ini. Masyarakat jawa pasti sudah mengetahuinya. Disamping rasanya yang enak dan mengenyangkan perut ternyata kue apem ini ada maknanya. Ada ceritanya. Makanan yang selalu rutin dibuat saat bulan ruwah (Satu bulan sebelum bulan puasa) seperti Apem, Ketan dan Kolak. Tetapi khusus didaerahku hanyalah Apem. Setiap daerah di Jawa berbeda-beda.
Apem sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya arwah. Yaitu jiwa orang meninggal. Dalam adat jawa, kata ruwah dikaitkan dengan roh. Bulan ruwah dipercaya sebagai saat untuk mengunjungi arwah leluhur. Didalam bulan ruwah, masyarakat jawa juga mengadakan acara Nyadran atau mengunjungi makam leluhur untuk mendoakan, menabur bunga dan membersihkan makam. Upacara Nyadran atau Saraddha ini telah dilakukan sejak kerajaan Majapahit. Setelah agama islam masuk di tanah Jawa, upacara Nyadran tetap dilaksanakan, namun oleh Sunan Kalijaga dikemas dalam nuansa islami yang kemudian diadakan tiap bulan ruwah.
Ritual slametan nyadran pada tiap-tiap daerah di Jawa dilakukan berbeda. Masyarakat pedesaan Jawa pada umumnya, seperti ditempat saya, slametan diadakan pada malam hari. Berdoa bersama-sama. Menu makanan yang biasa disediakan adalah nasi gurih dan berbagai sayur dan juga lauk pauk. Sebagai pelengkap tentu saja Apem. Selain itu ada ayam ingkung. Segala sesuatunya itu menyimbolkan ajaran leluhur kita. Kita sebagai penerusnya seharusnya mempertahankan ajaran leluhur dan tetap mematuhi ajaran adat Jawa. Tetapi, dijaman sekarang ini manusia dimudahkan dalam segala hal. Makanan? Junk food, tinggal beli aja. Termasuk Apem. Ada mitos menyebutkan bahwa Apem hanya boleh dibuat dirumah orang yang mempunyai slametan. Tetapi, banyak juga yang menjual kue Apem ini dipasar, jadi masyarakat bisa dengan mudah membelinya dan menaruhnya di acara slametan.
Slametan pada bulan ruwah ini senantiasa perwujudan syukur kepada Allah SWT karena masih berada didalam lidungannya, menjalankan perintahnya dan mejauhi larangannya serta mengajarkan bahwa mnusia mempunyai kemampuan terbatas di dunia ini.

No comments:
Post a Comment