Tuesday, 21 June 2016

TRADISI JAWA : SEPASARAN

          Sepasaran adalah hitungan waktu yang lamanya 7 hari dalam tradisi Jawa untuk bayi yang baru lahir. Di dalam sepasaran ini orang tua bayi menyelenggarakan selamatan atau syukuran yang diadakan waktu si bayi berumur 7 hari. Tetapi jika si bayi sudah pupak atau yang bisa disebut tali pusar bayi sudah putus maka bisa diadakaan selamatan, meskipun belum ada 7 hari. Jikalau selama 7 hari lebih belum pupak juga maka boleh diadakan sepasaran atau selamatan. 
Di dalam tradisi jawa ketika ada tetangga kita melahirkan maka para tetangga mengadakan jagong bayi atau mengunjungi bayi. Maksudnya adalah semua orang bersuka cita menyambut si bayi. Menyatakan ucapan selamat kepada keluarga yang baru melahirkan. Pihak rumah juga meyiapkan makanan atau jajanan untuk menyambut para tamu, dan tamu-tamu yang datang juga membawa sesuatu seperti uang maupun beras. Entah di padesaan atau perkotaan. Mungkin kalau di kota lain caranya. Dan setelah itu orang yang jagong bayi mendapat bingkisan saat pulang nanti dan boleh makan-makanan yang disediakan oleh tuan rumah. 
         Pada malam sepasaran banyak orang yang datang khususnya laki-laki guna untuk mendoakan di bayi, dan dalam sepasaran ini bayi diberikan nama. Didalam kepercayaan orang jawa, sebelum acara dimulai dari pagi sampai acara si bayi ditidurkan dalam pangkuan karna menjadi incaran roh jahat yang biasa disebut sarap sawan. Oleh karena itu bayi dijaga dengan cara dipangku.
Adapun makanan yang harus ada saat keperluan sepasaran adalah
  1. Nasi tumpeng yang terdiri dari kulupan (sayur-mayur yang diaduk dengan bumbu dnegan campuran kelapa yang sudah diparut), laup pauk, sambal goreng, telor rebus, ayam, lodheh kluwih.
  2. Pisang raja
  3. Jajanan pasar seperti kue dan bauh-buahan
  4. bubur merah, bubur putih, jenang sengkolo yaitu bubur merah yang atasnya diberi sedikit nasi putih.
        Tidak hanya itu dalam acara selamatan ada hala yang perlu dipersiapkan yaitu gunting, bunga kenanga, mawar, air dan parfum. Gunanya untuk mengusap kepala si bayi dengan harum yang semerbak dan memotong sedikit si bayi. Setelah selesai acara air yang berisi bunga kenanga, mawar dan parfum disiramkan tepat diatas dimana batur dikubur. Tujuannya adalah supanya segar. 

Gallery gambar sepasaran



No comments:

Post a Comment